top of page

TRANSFORMASI ADALAH PROSES ILAHI

Jan 2026 | 5 - 11 Jan 2026

ree

2 Korintus 3:18

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Memasuki awal tahun 2026 marilah kita menengok ke belakang dan melihat bagaimana pengalaman hidup telah membentuk kita melalui baik sukacita, kesedihan, pertumbuhan, dan tantangan. Namun perjalanan kita di dalam Kristus tidak diukur hanya oleh pergantian tahun, tetapi oleh transformasi. Tuhan terus bekerja, membentuk kita untuk mencerminkan kemuliaan-Nya dengan lebih jelas. Akhir tahun bukanlah akhir dari pertumbuhan, tetapi pengingat bahwa transformasi di dalam Kristus terus berlanjut dan memiliki tujuan.


Transformasi Terjadi Saat Kita Memusatkan Pandangan pada Kristus

Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ibrani 12:2 


Ayat ini mengingatkan kita bahwa transformasi dimulai dengan fokus. Saat kita terus-menerus memandang kepada Yesus, teladan-Nya, pengorbanan-Nya, dan kesetiaan-Nya, hati dan hidup kita dibentuk oleh-Nya. Pertumbuhan terjadi bukan hanya dengan berusaha sendiri, tetapi dengan tetap menjadikan Kristus sebagai pusat atau kiblat hidup kita.


Karena Perubahan sejati yang sesungguhnya tidak datang dari usaha diri sendiri, tetapi dengan terus-menerus mengarahkan hati kita kepada Yesus. Saat kita meluangkan waktu di hadirat-Nya, melalui penyembahan, doa, dan Firman, Roh Kudus secara bertahap mengubah kita dari dalam ke luar. Bahkan ketika kemajuan terasa lambat, Allah sedang membentuk kita menjadi gambar-Nya dengan kemuliaan yang semakin bertambah.


Allah Mengubah Kita Selangkah Demi Selangkah


Amsal 24:16

Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.

Ayat ini menekankan bahwa transformasi spiritual bersifat progresif, bukan sempurna. Jatuh bukanlah akhir dari perjalanan; bangkitlah yang mengakhirinya. Karya transformasi Allah terus berlanjut melalui kegagalan, pelajaran, dan ketaatan yang diperbarui selangkah demi selangkah.


Itulah mengapa transformasi tidak terjadi secara instan. Transformasi berlangsung secara bertahap, seringkali melalui ketaatan sehari-hari dan kesetiaan dalam hal-hal kecil. Ada pelajaran yang dipetik, baik yang menyenangkan maupun yang menyakitkan, telah menjadi bagian dari karya pemurnian Allah. Transformasi yang berkelanjutan berarti mempercayai waktu Allah dan membiarkan Dia bekerja dari dalam diri kita perlahan-lahan.

 

Refleksi : 

Saat Anda bersiap melangkah ke tahun baru ini, jangan berkecil hati: Tuhan masih membentuk Anda. Apa yang Anda anggap belum selesai, Dia anggap sebagai sesuatu yang sedang dalam proses. Jadikan tahun baru ini sebagai momen syukur dan fokus yang diperbarui pada Kristus. Semoga Anda terus diubahkan oleh Roh-Nya, mencerminkan kemuliaan-Nya dengan lebih jelas di setiap musim yang berlalu.




Referensi



ree

 
 
 

Comments


bottom of page