top of page

DIBANGUN UNTUK MENJADI TAK TERGOYAHKAN

Updated: Mar 26, 2025

April 2025 | 31 Mar - 6 Apr 2025

ree

Mazmur 62:7

Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

Hidup sering kali terasa seperti pasir yang bergeser di bawah kaki kita, rencana kita dapat berubah, hubungan kita diuji, dan badai yang tak terduga dapat tiba - tiba datang menerjang. Di saat-saat seperti ini, kita pasti mendambakan sesuatu atau seseorang yang dapat diandalkan, teguh dan tidak berubah. Mazmur 62:3 mengingatkan kita bahwa hanya Tuhanlah fondasi yang tak tergoyahkan itu.


Daud, yang menulis mazmur ini, sangat memahami kesulitan yang ia alami. Dari bersembunyi di gua hingga melarikan diri dari musuh, hidupnya diwarnai oleh ketidakstabilan. Namun di tengah semua itu, Daud menyatakan kepercayaannya kepada Tuhan sebagai batu karangnya, keselamatannya, dan kota bentengnya. Karena ia mengenal siapa Tuhan itu, Daud dapat dengan berani berkata, "Aku tidak akan goyah."


Ada dua poin penting yang kita dapat pelajari dari ayat ini :


  1. Tuhan adalah Fondasi Kita yang Kokoh


Tuhan sebagai batu karang, melambangkan stabilitas, kekuatan, dan kekekalan. Di dunia yang penuh ketidakpastian dan keadaan yang berubah-ubah, Tuhan menawarkan kita fondasi yang tidak pernah goyah. Tidak peduli badai apa pun yang datang, kita dapat berdiri dengan aman saat kita percaya kepada-Nya.


  1. Tuhan adalah Sumber Perlindungan dan Keamanan Kita.


Ayat tersebut juga menyebut Allah sebagai benteng, tempat yang aman di mana kita dapat menemukan perlindungan. Karena Allah adalah pelindung dan keselamatan kita, kita dapat dengan yakin menyatakan: "Aku tidak akan goyah." Keamanan kita tidak ditemukan dalam kemampuan, harta benda, atau keadaan kita, tetapi ditemukan dalam diri Allah itu sendiri.


Ayat ini menantang kita untuk memeriksa di mana kita menaruh kepercayaan kita. Apakah kita berdiri di atas sesuatu yang sementara seperti kesuksesan, zona nyaman, koneksi  dan kekayaan, atau di atas Batu Karang yang kekal? Ketika Tuhan menjadi fondasi kita, kita dapat menghadapi badai dengan keyakinan, mengetahui bahwa keamanan kita tidak bergantung pada keadaan tetapi pada kesetiaan Juruselamat kita.


Refleksi : 

Luangkan waktu sejenak hari ini untuk merenungkan apa yang mungkin dapat mengguncang hati Anda dan mintalah Tuhan untuk mengingatkan Anda bahwa hanya Dialah batu karang dan benteng Anda.


Ketika ketakutan atau ketidakpastian merayap masuk, nyatakan kebenaran ayat ini, bahwa Anda tidak akan terguncang karena kepercayaan Anda ada pada Tuhan.


Referensi


ree

Comments


bottom of page