top of page

NOV 2025

​​Tema C3 di tahun 2025 adalah The Unshakable atau Tidak Tergoyahkan. Mari kita terus belajar untuk tumbuhkan semangat dalam mendengarkan melakukan firmanNya. Kita harus terus belajar untuk memposisikan diri untuk mendengar, memperhatikan, dan melakukan perintah sesuai dengan tuntunan Roh Kudus, dan segera menanggapi dengan ketaatan ketika Tuhan Yesus berbicara. Ayo semangat C3!

​

WEEK 1.png

Kata Ibrani QAVAH, yang berarti "menunggu, berharap, mencari, atau mengharapkan", mengandung makna penantian yang aktif daripada penantian pasif. Kata ini menyiratkan ekspektasi, kepercayaan, menatap dengan saksama, dan menambatkan harapan pada sesuatu yang pasti. Ketika Pemazmur berkata, "Aku akan senantiasa berharap," artinya ia sedang berkata, "Aku akan tetap teguh menantikan pertolongan, tujuan, dan pembebasan Allah, bahkan ketika keadaan tampak berbeda."

2

​Kata Qavah pertama kali muncul dalam Alkitab, tetapi bukan dalam arti "menunggu" seperti yang digunakan dalam ayat-ayat seperti Yesaya 40:31. Dalam ayat ini, QAVAH digunakan dalam arti aslinya, secara fisik, yang berarti dikumpulkan, dihimpun, atau diikat ke satu tempat. Kita menemukan kebenaran yang lebih dalam tentang bagaimana kita dipanggil untuk menanti, berharap, dan percaya pada tujuan tersebut, bahkan ketika kita belum dapat melihat gambaran utuhnya.

3

Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan saat kita berada di hadirat-Nya. Dia adalah Pencipta alam semesta, telah memilih dan mengundang kita untuk masuk ke dalam persekutuan yang intim dengan-Nya. Dia rindu memenuhi kita dengan kebaikan hadirat-Nya. Seberapa sering kita mengabaikan karunia ini? Biarlah hari ini menjadi hari di mana kamu dengan sengaja mendekat, bukan karena kewajiban, melainkan karena kesadaran yang mendalam akan kasih-Nya.

bottom of page